Kamis, 27 Juni 2013

Kewirausahaan "Tahu Melotot" (Tugas Kelompok)



KEWIRAUSAHAAN

“TAHU MELOTOT ”
Disusun oleh :
1.                 Citra Aulia Pramanda       (41211670)
2.                 Dwi Septiani                        (42211264)
3.                 Ella Safira                             (47211961)
4.                 Rahayu Permatasari           (45211761)
5.                 Titis Kusuma Dewi              (47211125)


2DA02
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS GUNADARMA
BEKASI
2013


Apakah anda penikmat kuliner pedas? Dan ingin mencoba kuliner pedas terbaru? Barangkali rekomendasi kuliner yang satu ini dapat menjadi solusi untuk memuaskan keinginan anda, sekaligus dapat menjadi alternatif usaha anda.
Tahu Melotot, inilah kuliner baru yang mampu membuat anda merasakan sensasi pedas luar biasa. Tapi, sebelum saya kupas lebih jauh apa itu Tahu Melotot, saya ingin kenalkan kuliner satu ini dari “Tahu Melotot” .Saat ini, Tahu Melotot merupakan kuliner baru yang cukup terkenal kalangan masyarakat .Untuk mencicipi satu potong tahu melotot, kita cukup mengeluarkan uang 1500-2500 rupiah saja. Meski harganya lebih mahal dari tahu isi pada umumnya yang dalam kisaran 500-1000 rupiah per potong, tapi harga tidak pernah bohong alias Tahu Melotot ini memang enak rasanya. Tahu Melotot memang dijamin kualitasnya. Karena itu, untuk penjualannya pun para pedagang dianjurkan mengambil tahu dan bahannya langsung dari pabrik.
Potensi Bisnis
Berdasarkan keterangan Pemilik usaha Tahu Melotot ,bahwa usaha ini mulanya dirintis oleh Pak Sukma dan Bu Mely ,mereka adalah pasangan suami istri yang memulai usaha Tahu Melotot. Awalnya, Pak Sukma hanya bekerja sebagai desain art, namun karena jiwa bisnisnya yang tinggi, akhirnya Pak Sukma memutuskan untuk berhenti bekerja dan merintis bisnisnya sendiri dengan merangkul istrinya sendiri Bu Mely sebagai rekan bisnisnya.
Usaha Tahu Melotot yang dirintis oleh Pak Sukma dan Bu Mely membuahkan hasil . Karena Kuliner ini termasuk kuliner baru maka banyak diminati oleh masyarakat khusus di daerah bekasi .Tahu yang berbeda dengan tahu yang lainnya membuat para pelanggan berbondong-bondong ingin mencoba merasakan tahu ini . Harga yang lumayan mahal dibandingkan dengan tahu yang lainnya tidak menjadi alasan pelanggan tidak mencoba tahu ini .Berkat kerja keras Pak Sukma dan Bu Mely ,hanya dalam jangka waktu 1 tahun ,mereka sudah bisa membuka 5 outlet dan memperkerjakan 10 karyawan . Sudah termasuk luar biasa dengan usaha yang baru dibangun hanya dalam jangka 1 tahun saja .
Bagaimana dengan potensi penjualannya, apakah menguntungkan? Berdasarkan penuturan Pak Sukma, dalam sehari dia mampu memproduksi dan menjual hampir 30box dengan kisaran hampir 1500 buah tahu yang disebar ke semua outlet milik beliau . Bisa dihitung penghasilan beliau perhari hampir 3.000.000 perhari . Untuk sistem penjualan Tahu Melotot ini, tak hanya mengandalkan karyawan dan outlet saja saja, tapi juga ditawarkan dengan sistem franchise. Menurut pengakuan Pak Sukma dan Bu Mely, mereka tidak mematok biaya yang harus dikeluarkan . mereka sama sekali tidak memungut biaya apapun . Menurut mereka “ siapapun yang mau usaha ,silahkan datang kesini ,kami tidak memungut biaya apapun .mereka mau memakai merk nama kita pun kami tak masalah . kami memang sengaja tidak memungut biaya apapun kecuali pembelian tahu ,karena kami tidak mau menyusahkan atau meribetkan orang yang mau usaha” jelas tuturnya . Dan sekarang franchisee untuk usaha Tahu Melotot baru ada di Bekasi dan sekitarnya .

Ini adalah gambar “Tahu Melotot”


Bahan Dan Cara Pembuatan Tahu Melotot :

Bahan :
  • tahu kulit kotak
  • minyak untuk menggoreng
Bahan isi :
  • kol, diiris halus, direbus
  • wortel, diiris korek api, direbus
  • cabai rawit oranye, digiling halus
  • sosis
  • bakso
  • garam
  • merica bubuk
  • gula pasir
Bahan pelapis :
  • tepung terigu protein sedang
  • tepung sagu
  • tepung beras
  • batang daun bawang, diiris halus
  • garam
  • merica bubuk
  • air
CARA MEMBUAT TAHU PEDAS BANDUNG :
  1. Isi : Campurkan semua bahan isi lalu aduk rata. Ambil tahu, belah tahu tapi tidak putus sehingga membentuk kantung. Beri isi. Sisihkan
  2. Pelapis : Campurkan semua bahan pelapis, aduk rata. Celupkan tahu isi satu per satu ke dalam bahan pelapis.
  3. Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan diatas api sedang sampai matang dan kuning kecoklatan. Angkat dan tiriskan.

Sesi Tanya-Jawab :
1.       Sejak  kapan usaha ini dirintis ?
Jawab : Tahun 2012/1 tahun yang lalu

2.       Berapa modal pertama yang dikeluarkan ?
Jawab : Rp. 20.000.000 dengan langsung membuka 4 outlet

3.       Berapa laba bersih yang dihasilkan ?
Jawab : 30% dari modal awal

4.       Berapa outlet yang sudah dibuka ?
Jawab : 5 outlet yang tersebar di daerah bekasi ,diantaranya :
·         Outlet di GrandMall ,Bekasi
·         Outlet di Kayuringin Perumnas 2 ,Bekasi
·         Outlet di Kaswari ,Bekasi
·         Outlet di Pasar Kranji ,Bekasi
·         Outlet di Kampung Dua ,Bekasi

5.       Mengapa anda memilih usaha ini?
Jawab : Karena Tahu Melotot adalah jenis kuliner gorengan dan menurut saya kuliner gorengan tidak akan pernah ada batasan berakhir masa nya ,dimana-mana orang suka gorengan maka dari itu saya memilih usaha ini karena peluang usaha yang sangat bagus .

6.       Siapa yang menginspirasi anda untuk membuka usaha ini?
Jawab : Dari usaha Tahu Jeletot Bandung

7.       Bagaimana anda membedakan produk anda dengan produk yang lain?
Jawab : Sebenarnya untuk membedakan tidak ada bedanya secara signifikan hanya
mungkin dari segi harga saja yang membedakan dari Tahu-tahu pedas lainnya .

8.       Pernahkah selama anda merintis usaha ini mengalami pasang surut?
Jawab : Pernah ,saat harga bahan baku pembuatan tahu naik .

9.       Apa kendala yang pernah anda rasakan selama berbisnis Tahu Melotot  ?
Jawab :
·         Pada saat beberapa bulan yang lalu ,harga cabe meningkat .kami mengurangi penggunaan cabe dan membuat banyak pelanggan yang mengeluhkan karena tahu nya tidak pedas .
·         Dan Masalah karyawan ,karyawan yang kami inginkan tergolong sulit di dapatkan .kami menginginkan karyawan yang ulet ,rajin ,dan tentunya masih single . kami tidak memilih orang yang sudah memiliki keluarga untuk dijadikan karyawan karena banyak faktor yang kami pertimbangkan .
10.   Apakah dari outlet yang anda dirikan pernah mengalami masalah ?
Jawab : Pernah ,karena otlet yang kami dirikan semua berada di pinggir jalan tent banyak masalah ,diantaranya : Tempat tidak stabil ,outlet kami dapat kapan saja kena gusur .

·         Ini adalah tahapan pembuatan Tahu Melotot :
1.       Giling Cabe sampe halus
2.       Masukkan isian kedalam tahu

3.       Masukkan tahu kedalam minyak panas

4.       Lalu goreng sampe kecoklatan

·         Ini adalah daftar harga Tahu Melotot

·         Ini adalah outlet Tahu Melotot


·         Ini adalah foto kami bersama pengusaha Tahu Melotot “Ibu Mely”

Team Penyusun :






Jadi, jika anda berminat membuka usaha sampingan dari kerjaan anda sekarang, tak ada salahnya mencoba usaha satu ini. Bila tertarik mencobanya, silahkan datang ke tempat produksi di ,Jln Gurame 4 ,Perumnas 2 ,Bekasi Barat

Senin, 13 Mei 2013

Kewirausahaan

I.   PERENCANAAN USAHA BARU
A.   Pengertian Perencanaan, Unsur-unsur Perencanaan dan Alasan Utama Diperlukan Perencanaan
1.    Pengertian Perencanaan
Perencanaan menurut Abe (2001) dalam Ovalhanif (2009) adalah susunan (rumusan) sistematik mengenai langkah-langkah mengenai langkah (tindakan-tindakan) yang akan dilakukan di masa depan, dengan didasarkan pada pertimbangan-pertimbangan yang seksama atas potensi, faktor-faktor eksternal dan pihak-pihak yang berkepentingan dalam rangka mencapai suatu tujuan tertentu.

Menurut Tjokroamidjojo (1995) dalam Ovalhanif (2009) mendefinisikan perencanaan sebagai suatu cara bagaimana mencapai tujuan sebaik-baiknya (maksimum output) dengan sumber-sumber yang ada supaya lebih efisien dan efektif. Selanjutnya dikatakan bahwa, perencanaan merupakan penentuan tujuan yang akan dicapai atau yang akan dilakukan, bagaimana, bilamana dan oleh siapa.

Menurut Terry (1960) dalam Mardikanto (2010), perencanaan diartikan sebagai suatu proses pemilihan dan menghubung-hubungkan fakta, serta menggunakannya untuk menyusun asumsi-asumsi yang diduga bakal terjadi di masa datang, untuk kemudian merumuskan kegiatan-kegiatan yang diusulkan demi tercapainya tujuan-tujuan yang diharapkan.

Dapat disimpulkan bahwa Perencanaan adalah suatu proses pengambilan keputusan yang berdasarkan fakta, mengenai kegiatan-kegiatan yang harus dilaksanakan demi tercapainya tujuan yang diharapkan atau yang dikehendaki.

2.    Unsur-unsur Perencanaan
Dalam menetapkan suatu rencana harus lah mengandung unsur-unsur sebagai berikut:
a.       Tujuan. Suatu rencana yang akan dilaksanakan harus mempunyai tujuan yang jelas dan mempunyai batasan akan tujuan tersebut (fokus). Dalam batasan ini dirinci tentang limit waktu yang akan dipakai, bagaimana cara pencapaian tujuan tersebut dan lain sebagainya.
b.       Politik. Yang dimaksud dengan politik ini adalah kewenangan, delegasi dan pertanggung jawaban dalam pelaksanaan sebuah rencana. Sehingga tujuan yang telah direncanakan akan berhasil.
c.       Prosedur. merupakan urutan tindakan atau kegiatan yang terorganisir dalam rangka pencapaian tujuan tersebut.
d.       Anggaran atau budget merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam pencapaian tujuan. Anggaran ini harus dibuat serealistis mungkin, sehingga beban dari pelaksanaan ini tidak tidak lah begitu berat.
e.       Program. merupakan gabungan dari politik, prosedur dan anggaran serta perlu adanya alternatif tujuan bilamana tujuan utamanya tidak tercapai sebagaimana yang diharapkan.

3.    Alasan Utama Diperlukan Perencanaan
Perencanaan sangat dibutuhkan dan diperlukan karena merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen, tanpa perencanaan fungsi-fungsi lain pengorganisasian, pengarahan, dan pengontrolan tak akan dapat berjalan. Rencana dapat berupa rencana informal atau rencana formal. Rencana informal adalah rencana yang tidak tertulis dan bukan Fungsi perencanaan meliputi kegiatan menetapkan apa yang ingin dicapai bagaimana cara mencapainya, berapa lama waktu yang akan dibutuhkan, berapa orang yang diperlukan dan berapa banyak biayanya.
Perencanaan berperan besar dalam menekan resiko terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Dengan perencanaan, kita dapat memprediksi hal-hal tidak diinginkan yang mungkin akan terjadi di masa depan dan melakukan tindakan antisipasi semenjak dini.

B.    Beberapa Manfaat, Tipe dan Klasifikasi Perencanaan
1.    Manfaat Perencanaan
a.       Membantu manajemen untuk menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan lingkungan.
b.       Membuat tujuan lebih khusus, terperinci dan lebih mudah dipahami.
c.       Meminimumkan pekerjaan yang tidak pasti.
d.       Manajer dapat memahami keseluruhan gambaran operasi lebih jelas.

2.    Tipe Perencanaan
Dalam suatu organisasi, rencana dirinci melalui tingkatan-tingkatan
yang membentuk hierarki dan parallel dengan struktur organisasi. Ada dua
tipe utama, yaitu :
a.       Rencana Strategik, merupakan rencana yang dirancang untuk memenuhi
tujuan organisasi yang luas, mengimplementasikan misi yang memberikan
alasan khas keberadaan organisasi.
b.       Rencana Operasional, merupakan penguraian rinci bagaimana rencana
strategik dapat dicapai.

Rencana operasional mempunyai dua tipe, yaitu :
a.       Rencana sekali pakai (single use plane), rencana ini dikembangkan untuk
mencapai tujuan-tujuan tertentu dan tidak digunakan lagi bila telah mencapai tujuannya.
b.       Rencana tetap ini merupakan pendekatan-pendekatan standar untuk menangani situasi yang dapat diperkirakan dan terjadi berulang-ulang.

3.    Klasifikasi Perencanaan
Ada lima dasar Pengklasifikasian perencanaan :
a.  Bidang fungsional, ini mencakup rencana produksi, rencana pemasaran, rencana keuangan dan rencana personalia. Setiap faktor memerlukan tipe rencana yang berbeda
b.  Tingkatan organisasional, ini termasuk keseluruhan organisasi atau
Satuan-satuan kerja.
c.  Karakteristik (sifat rencana), ini meliputi faktor kompleksitas, fleksibilitas, keformalan, kerahasiaan, biaya, rasionalitas, kuantitas dan kualitas.
d.  Waktu, ini menyangkut rencana jangka pendek, rencana jangka menengah, dan rencana jangka panjang.
e.  Unsur-unsur rencana, ini dalam wujud anggaran, program, prosedur, kebijaksanaan peraturan dan sebagainya.


II. PENEMPATAN SDM DALAM ORGANISASI KEWIRAUSAHAAN
A.   Sumber-sumber Tenaga Kerja dan Tahapan Proses Seleksi
1.    Sumber-sumber Tenaga Kerja
Ada dua sumber perolehan tenaga kerja yaitu sumber intern dan sumber ekstern, tapi manajer lebih menyukai perolehan dari sumber intern karena dapat memotivasi karyawan yang sudah ada, tetapi juga manajer perlu mencari orang yang tepat dalam menduduki suatu posisi agar pekerjaan dapat berjalan secara efektif dan efesien dari luar organisasi.
a.    Sumber Intern
Ada tiga sumber penawaran intern, yaitu :
·         Penataran (Upgrading) yaitu dengan mendidik dan memberi latihan.
·         Pemindahan (transferring) yaitu posisi yang kurang disenangi ke posisi lain yang lebih memuaskan kebutuhan.
·         Pengangkatan (promoting) yaitu pengangkatan ke jabatan yang lebih tinggi lagi.

b.    Sumber Ekstern
Sumber ekstern penwaran tenaga kerja dapat diperoleh antara lain dari lamaran pribadi yang masuk, organisasi karyawan, kantor penempatan tenaga kerja, sekolah-sekolah, para pesaing, imigrasi dan migrasi.

2.    Tahapan Proses Seleksi
·         TAHAP 1 : PENERIMAAN PENDAHULUAN
Proses seleksi merupakan jalur dua arah. Organisasi memilih para karyawan dan para pelamar memilih perusahaan. Seleksi dimulai dengan kunjungan calon pelamar ke kantor personalia atau dengan permintaan tertulis untuk aplikasi.
Bila pelamar datang sendiri, wawancara pendahuluan dapat dilakukan. Ini akan sangat membantu dalam upaya menghilangkan kesalahapahaman dan menghindarkan pencarian informasi dari sumber tidak resmi (“jalan belakang”).

·         TAHAP 2 : TES-TES PENERIMAAN
Tes-tes penerimaan sangat berguna untuk mendapatkan informasi yang relatif obyektif tentang pelamar yang dapat dibandingkan dengan para pelamar lainnya dan para karyawan sekarang. Tes-tes penerimaan merupakan berbagai peralatan bantu yang menilai kemungkinan padunya antara kemampuan, pengalaman dan kepribadian pelamar dan persyaratan jabatan.
Agar tes dapat meloloskan para pelamar yang tepat, maka ia harus valid. Validitas berarti bahwa skor-skor tes mempunyai hubungan yang berarti (signifikan) dengan prestasi kerja atau dengan kriteria-kriteria relevan lainnya.

·         TAHAP 3 : WAWANCARA SELEKSI
Wawancara seleksi adalah percakapan formal dan mendalam yang dilakukan untuk mengevaluasi hal dapat diterimanya atau tidak (acceptability) seorang pelamar. Pewawancara (interviewer) mencari jawab dua pertanyaan umum. Dapatkah pelamar melaksanakan pekerjaan? Bagaimana kemampuan pelamar dibandingkan dengan pelamar lain?
Wawancara mempunyai tingkah fleksibilitas tinggi, karena dapat diterapkan baik terhadap para calon karyawan manajerial atau operasional, berketerampilan tinggi atau rendah, maupun staf. Teknik ini juga memungkinkan pertukaran informasi dua arah : pewawancara mempelajari pelamar, dan sebaliknya pelamar mempelajari perusahaan.

·         TAHAP 4 : PEMERIKSAAN REFERENSI
Bagaimana tipe pelamar? Apakah pelamar adalah pekerja yang dapat dipercaya? Bagaimana sifat-sifat atau kepribadian pelamar? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, departemen personalia menggunakan berbagai referensi.
Personal references-tentang karakter pelamar-biasanya diberikan oleh keluarga atau teman-teman terdekat yang ditunjuk oleh pelamar sendiri atau diminta perusahaan. Bila referensi diserahkan secara tertulis, pemberi referensi biasanya hanya menekankan hal-hal positif. Oleh karena itu, referensi pribadi pada umumnya jarang digunakan.
Employment references. Mencakup latar belakang atau pengalaman kerja pelamar. Banyak spesifikasi personalia bersikap skeptis terhadap referensi-referensi tersebut, karena dalam kenyatannya organisasi sangat jarang untuk mendapatkan referensi yang benar.

·         TAHAP 5 : EVALUASI MEDIS
Proses seleksi ini mencakup pemeriksaan kesehatan pelamar sebelum keputusan penerimaan karyawan dibuat. Pada umumnya, evaluasi ini mengharuskan pelamar untuk menunjukkan informasi kesehatannya. Pemeriksaan dapat dilakukan oleh dokter diluar perusahaan maupun oleh tenaga medis perusahaan sendiri. Evaluasi medis memungkinkan perusahaan untuk menekan biaya perawatan kesehatan karyawan dan asuransi jiwa, mendapatkan karyawan yang memenuhi persayaratan kesehatan fisik untuk pekerjaan-pekerjaan tertentu, atau memperoleh karyawan yang dapat mengatasi stress fisik dan mental suatu pekerjaan.

·         TAHAP 6 : WAWANCARA ATASAN LANGSUNG
Atasan langsung (penyelia) pada akhirnya merupakan orang yang bertanggungjawab atas para karyawan baru yang diterima. Oleh karena itu, pendapat dan persetujuan mereka harus diperhatikan untuk keputusan penerimaan final. Penyelia sering mempunyai kemampuan untuk mengevaluasi kecakapan teknis pelamar dan menjawab pertanyaan-pertanyaan dari pelamar tentang pekerjaan tertentu secara lebih tepat. Atas dasar ini banyak organisasi yang memberikan wewenang kepada penyelia untuk mengambil keputusan penerimaan final.
Komitmen para penyelia pada umumnya akan semakin besar bila mereka diajak berpartisipasi dalam proses seleksi. Partisipasi mereka paling baik diperoleh melalui supervisory interview. Dengan mengajukan serangkaian pertanyaan, penyelia menilai kecakapan teknis, potensi, kesediaan bekerjasama, dan seluruh kecocokan pelamar. Wawancara ini berguna sebagai suatu cara efektif untuk meminimumkan pertukaran karyawan, karena karyawan telah dapat memahami perusahaan dan pekerjaannya sebelum mereka mengambil keputusan untuk bekerja pada perusahaan.

·         TAHAP 7 : KEPUTUSAN PENERIMAAN
Apakah diputuskan oleh atasan langsung atau departement personalia, keputusan penerimaan menandai berakhirnya proses seleksi. Dari sudut pandangan hubungan masyarakat (public relations), para pelamar lain yang tidak terpilih harus diberitahu. Departemen personalia dapat mempertimbangkan lagi para pelamar yang ditolak untuk lowongan-lowongan pekerjaan lainnya karena mereka telah melewati berbagai macam tahap proses seleksi.


B.    Latihan dan Pengembangan Serta Tehnik Yang Dilakukan Untuk Karyawan Lama dan Baru
Perusahaan-perusahaan yang secara aktif menerapkan talent management merupakan perusahaan yang berupaya secara lebih profesional dalam mengelola kualitas sumber daya manusia perusahaan.
Istilah talent management erat kaitannya dengan manajemen sumber daya manusia berbasis kompetensi. Kompetensi yang diharapkan dari sumber daya manusia meliputi kompetensi pengetahuan, keterampilan, pengalaman, berbagai karakter kepribadian yang biasanya ditunjukkan oleh sebuah sikap kebiasaan yang muncul.
Talent management biasanya meliputi tiga proses, diantaranya adalah sebagai berikut :
a.       Proses pengembangan dan penguatan kompetensi karyawan baru pada saat awal masuk ke perusahaan Talent management pada tahapan ini meliputi meliputi seleksi sumber daya dari perusahaan, bagaimana cara-cara kreatif yang bisa dilakukan untuk dapat menampung sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki kompetensi di banyak hal.
b.       Proses pengembangan juga bisa dibantu langsung oleh pihak perusahaan melalui berbagai kegiatan pelatihan dan pembekalan menyangkut kompetensi sumber daya manusia yang baru diterima di perusahaan. Penyaringan sumber daya manusia yang berkualitas dari awal bisa dilakukan salah satunya dengan cara memberikan iming-iming imbalan gaji yang besar. Dengan cara ini diharapkan mampu menarik perhatian pihak-pihak sumber daya manusia yang lebih berkompeten.
c.       Upaya memelihara serta mengembangkan sumber daya manusia yang memang sudah ada di perusahaan Sumber daya manusia yang sudah ada di perusahan perlu terus dikembangkan dan diarahkan agar mampu terus meningkat kualitasnya. Pengembangan sumber daya manusia perusahaan menjadi salah satu tanggung jawab perusahaan.
Banyak cara yang bisa terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang sudah ada, diantaranya dengan memberi pembekalan pelatihan, melakukan evaluasi kinerja dan arah dan cara-cara kreatif lain yang biasanya dilakukan oleh pihak perusahaan.

Upaya mencari dan menarik sumber daya manusia yang memiliki kompetensi yang baik, komitmen serta karakter kerja yang baik bagi perusahaan Untuk menjaga kualitas sumber daya manusia sebuah perusahaan, maka perlu dilakukan upaya untuk mencari, meningkatkan atau juga merekrut karyawan baru yang memiliki kompetensi terbaik untuk bisa bekerja di sebuah perusahaan. Komitmen dan karakter kerja yang baik dari seorang karyawan biasanya bisa diperoleh dari stok sumber daya manusia atau karyawan lama perusahaan yang biasanya sudah cukup paham dengan kondisi perusahaan. Bagi mereka yang memang memiliki kinerja dan komitmen yang baik dalam bekerja, biasanya akan semakin mudah dimantapkan melalui upaya komunikasi yang dilakukan oleh pihak perusahaan.
Talent management juga dilakukan sebagai upaya untuk menghemat anggaran finansial sebuah perusahaan. Perampingan jumlah karyawan perusahaan yang didasarkan pada aspek komptensi, kualitas kerja, komitmen dan sebagainya akan menghemat anggaran finansial perusahaan yang sedianya dialokasikan untuk menggaji karyawan-karyawan perusahaan yang tidak produktif.
Langkah untuk mengoptimalkan kinerja karyawan melalui strategi talent management merupakan upaya cerdas untuk meningkatkan efektifitas sumber daya manusia perusahaan sekaligus sebagai upaya pengelolaan dan penghematan anggaran finansial sebuah perusahaan. Bekerja dengan jumlah karyawan sedikit yang berkompeten akan lebih baik jika dibandingkan dengan jumlah karyawan yang banyak namun minim kualitas.